Perkuat Sinergi, Pimpinan PCNU Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota Jalan Santai di Batang Agam


Oleh: Firdaus

​PAYAKUMBUH – Pemandangan menyejukkan terlihat di kawasan wisata Batang Agam pada pagi hari ini. Dua tokoh sentral Nahdlatul Ulama (NU) di Luak Limo puluah, yakni Ketua Tanfidziah PCNU Kota Payakumbuh, KH. Mustafa, MA, dan Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Lima Puluh Kota, Buya Nur Akmal, tampak berjalan berdampingan menikmati suasana asri daerah tersebut.

​Dalam kegiatan tersebut, turut hadir mendampingi Katib Syuriyah, Kiyai Asafil Kudri, serta Wakil Sekretaris, Kiyai Firdaus Katik Batuah. Kehadiran jajaran pengurus ini mempertegas soliditas struktur organisasi NU di kedua wilayah dalam menjalin silaturahmi yang erat.

​Sinergi Tanpa Batas untuk Warga Nahdliyin
​Bukan sekadar olahraga pagi biasa, momen ini menjadi simbol keharmonisan dua wilayah bersaudara. KH. Mustafa menyampaikan bahwa membangun umat harus dimulai dari pendekatan yang humanis dan kondisi fisik yang prima.

​”Membangun umat itu dimulai dari komunikasi yang hangat dan badan yang sehat. Jika pimpinan dan pengurusnya bugar serta komunikasinya lancar, insya Allah program kemaslahatan untuk warga Nahdliyin di Luak Limopuluah akan lebih mudah diwujudkan,” ujar KH. Mustafa.

​Komitmen Penguatan Kaderisasi melalui PDPKNU

​Di sela-sela langkah santai mereka, pembahasan strategis mengenai masa depan organisasi pun mengemuka.

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah komitmen bersama untuk menyelenggarakan Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PDPKNU) secara berkesinambungan di kedua wilayah.

​Para pimpinan sepakat bahwa PDPKNU adalah instrumen vital untuk mencetak kader yang militan, memiliki pemahaman ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah yang kuat, serta memiliki kemandirian dalam berorganisasi.

​”Kita tidak hanya bicara kuantitas, tapi kualitas kader. Melalui komitmen pelaksanaan PDPKNU yang terukur, kita ingin memastikan bahwa estafet kepemimpinan NU di Luak Limo puluah diisi oleh individu yang paham betul akan visi besar organisasi dan loyalitas terhadap NKRI,” tegas KH.Mustafa,MA

​Menuju Kemajuan Bersama
​Senada dengan hal tersebut, Buya Nur Akmal menekankan pentingnya sinergi tanpa batas antara Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota. Sebagai wilayah yang secara kultural merupakan satu kesatuan (Luak Limo puluah), kolaborasi dalam pembinaan umat melalui kehadiran para kiyai dan pengurus struktural menjadi energi positif bagi organisasi.

​Pertemuan santai di Batang Agam ini diharapkan dapat memicu semangat bagi para kader NU untuk terus menjalin kerja sama lintas wilayah, mulai dari penguatan paham Ahlussunnah wal Jama’ah, pemberdayaan ekonomi jamaah, hingga suksesnya agenda-agenda kaderisasi formal.

​Kegiatan jalan pagi ini ditutup dengan diskusi ringan, mempertegas pesan bahwa di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat untuk mengabdi pada umat dan bangsa.( F )


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *