Setiap orang memiliki impian untuk sukses, baik sukses di dunia, lebih-lebih sukses di akhirat dengan segala kenikmatannya. Namun, tidak semua orang menempuh jalan yang sama dalam meraih kesuksesan tersebut.
Tidaklah rasional berharap sukses terwujud, sementara jalan menuju ke sana tidak dijalani dengan sungguh-sungguh.
Sukses adalah buah dari menapaki sunnatullah—hukum Allah yang menuntut usaha, kesungguhan, dan kesabaran. Bukan sekadar berpangku tangan menanti perubahan datang dengan sendirinya.
Tidak ada perubahan tanpa pergerakan. Gerak menuju sukses harus ditopang dengan doa, agar setiap ikhtiar benar-benar berbuah hasil dan selalu diselimuti keberkahan.
Sebab, apa pun bentuk kesuksesan itu, tanpa keberkahan hidup, ia akan terasa hampa. Keseimbangan antara usaha, doa, dan keberkahan adalah kenikmatan sejati dalam hidup dan kebersamaan.
Sebagaimana diungkapkan oleh penyair besar dari Irak, Abu al-Atahiyah (Ismail ibn al-Qasim Ibn al-‘Anza):
Anda berharap mencapai keselamatan/kesuksesan, tetapi Anda tidak menempuh jalan-jalannya
Sesungguhnya perahu tidak akan berlayar di atas padang tandus
Semoga Ramadhan ini menjadi momentum kita untuk bergerak, berbenah, dan bersungguh-sungguh dalam ibadah serta amal kebaikan, agar sukses dunia dan akhirat benar-benar menjadi nyata dan penuh keberkahan.
🌙 Selamat Menjalankan Ibadah Puasa, 4 Ramadhan 1447 H
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Payakumbuh

